Friday, June 13, 2014

Allah Benci Orang Yang Banyak Bicara Kosong Dan Sombong

Kalau sudah bicara, mulut memang sulit dikendalikan, apalagi jika yang dibicarakan itu berupa omong kosong yang diiringi dengan kesombongan , merasa paling pintar, merasa paling hebat hingga meremehkan orang lain. Padahal perbuatan itu sombong itu sangat dibenci oleh Allah, Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya orang yang paling aku cintai dan paling dekat kedudukannya dengan majelisku pada hari kiamat nanti adalah orang yang paling baik akhlaknya. Sebaliknya, orang yang aku benci dan paling jauh dari diriku adalah orang yang terlalu banyak bicara (yang tidak bermanfaat) dan sombong," (HR. at-Tirmidzi).

Oleh karena itu, kita mesti berhati-hati kala berbicara, jauhi kebohongan dan kesombongan, hindari kata-kata kasar dan tidak bermanfaat, serta janganlah meremehkan orang lain. Alangkah baiknya jika kita berbicara mengenai ilmu dan kata-kata yang bermanfaat, saling nasihat menasihati serta saling mengingatkan untuk menuju kebaikan.

Sunday, June 8, 2014

Hindari Pemimpin Yang Munafik

Dalam dunia politik bohong menjadi hal yang biasa, dengan santai dan seolah-olah tak berdosa mereka ingkari janji yang telah diucapkan. Dalam Islam orang-orang yang ingkar janji adalah ciri orang munafik, seperti ditegaskan dalam Hadis riwayat Abdullah bin Amru ra., ia berkata, Rasulullah saw. pernah bersabda : "Ada empat sifat yang bila dimiliki maka pemiliknya adalah munafik murni. Dan barang siapa yang memiliki salah satu di antara empat tersebut, itu berarti ia telah menyimpan satu tabiat munafik sampai ia tinggalkan. Apabila berbicara ia berbohong, apabila bersepakat ia berkhianat, apabila berjanji ia mengingkari dan apabila bertikai ia berbuat curang. [HR Muslim]. Kemudian dalam Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata, Rasulullah saw. bersabda:آيَةُ الْمُنَافِقِ ثَلاَثٌ إِذَا حَدَّثَ كَذَبَ ، وَإِذَا وَعَدَ أَخْلَفَ ، وَإِذَا اؤْتُمِنَ خَانَAda tiga tanda orang munafik; apabila berbicara ia berbohong, apabila berjanji ia mengingkari, dan apabila dipercaya ia berkhianat. (HR Muslim).

Masyarakat terutama umat muslim harus teliti dan waspada kala hendak memilih pemimpin, lihatlah! Apakah ia seorang yang amanah dan teguh memegang janjinya, jangan sampai kita dipimpin oleh orang yang munafik! Sulit memang di negeri ini ada politikus yang teguh dan amanah dalam memimpin rakyatnya, namun setidaknya kita dapat memilih yang madhorotnya lebih kecil. Selain kita melihat sosok pemimpin yang kita pilih, maka perlu juga melihat siapa saja pendukung di belakangnya, karena para pendukung calon pemimpin itu akan mempengaruhi kebijakan dan keputusan sang pemimpin kelak.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...