Monday, April 21, 2014
Belajar Senyum Saat Kecewa
Friday, April 11, 2014
Mencermati Ngawurnya Lembaga-Lembaga Survei
Kedua, beberapa lembaga survei menyatakan bahwa Jumlah suara partai-partai Islam tidak akan mencapai angka 3,5 persen atau tidak akan lolos Parliamentary Threshold sebagai tiket ke senayan. Hasil survei sebelum pemilu legislatif 9 April dari lembaga survey yang dinilai memiliki kredibilitas menempatkan partai partai Islam pada posisi buncit dengan perolehan suara PKB 3,7 %,
PPP 3,6%, PAN 3,3 %, PKS 2,2 %, PBB 0,7 % (Survey Lingkaran Survei Indonesia dengan tingkat kepercayaan 95% dan margin of error 2,9% yang dilakukan Januari 2014). Bahkan sejak Juli 2012 CSIS sudah merilis dengan
hasil sebagai berikut PPP 3,0 %, PKB 2,8 %, PKS 2,2 %, PAN 2,0%.( Survei Juli 2012 dengan confidence level 95% dan Margin of error 2.55%). Begitu juga yang dilakukan Saeful Mujani Research and Consulting
(SMRC) yang dirilis februari 2013 memprediksi PKS terjun bebas dengan perolehan suara 2,7
% (Survei yang dirilis Maret 2013 dengan tingkat kepercayaan 95% dan margin of error 3%).
Tapi lagi-lagi hasil survei lembaga-lembaga tersebut ngawur! Partai-partai Islam kecuali mungkin PBB malah mendapat suara cukup bagus di atas 6 Persen.
Nah pertanyaannya ada apa dengan lembaga-lembaga survei tersebut? Apakah mereka salah dalam menerapkan metodelogi atau mereka dibayar untuk menyudutkan agar partai-partai Islam terdegradasi dari Senayan? Jika lembaga-lembaga survei tersebut adalah lembaga bayaran untuk menyudutkan, sungguh sangat terlalu! Mereka layak dipanggil dengan sebutan "pelacur intelektual" karena rela menggadaikan ilmu akademisinya demi kepentingan politik dan keuntungan finansial.
Monday, April 7, 2014
Saat Wanita Dipercantik Oleh Setan
Islam adalah agama yang preventif , agama yang benar-benar melindungi kaum wanita dari hal-hal yang bisa merugikanya, tidak seperti tuduhan kalangan orang-orang liberal dan kaum feminisme yang menyatakan Islam mengekang kebebasan kaum wanita, sungguh tuduhan yang keji dan hanya menampakkan diri sebagai orang yang tidak mau berpikir.
Resiliensi Fans Liverpool Memang Luar Biasa
Singkatnya, Resiliensi adalah kemampuan seseorang atau kelompok untuk beradaptasi dan tetap teguh di dalam keadaan yang sulit. Nah kita bisa bayangkan, Liverpool yang sempat merajai sepakbola Inggris bahkan Eropa di era tahun 80-an akhirnya Mulai memasuki masa kelam. Sejak tahun 1990 Liverpool tak pernah merasakan lagi menjadi juara liga Inggris, masih untung beberapa gelar seperti FA dan Carling dapat diraih, bahkan titel bergengsi juara liga Championspun masih sempat didapat diera 90-an dan 2000-an. Namun awan kelam masih juga meliputi Liverpool setelah sempat absen enam tahun dari Liga Champions karena gagal tembus empat besar di liga domestik. Hebatnya fans Liverpool tetap setia dan mendukung tim kesayanganya tersebut dengan semboyan penuh makna "You'll Never Walk Alone" (YNWA) yang artinya "Kamu Tidak Pernah Berjalan Sendirian". Kesabaran dan kesetiaan fans Liverpool rupanya akan terbayar musim ini, karena Liverpool sudah 90 persen berada di zona liga Champions, bahkan Peluang untuk menjadi juarapun masih sangat terbuka walau harus bersaing dengan Manchester City dan Chelsea, dengan catatan mampu memenangkan lima peetandingan sisa. YNWA.



